Waspada Demam Berdarah Disaat Musim Hujan

Nyamuk DB 2

Musim hujan yang saat ini sering membuat masyarakat harus lebih hati-hati terhadap kesehatan dengan lebih menjaga kebersihan lingkungan. Pada musim hujan yang sekarang ini terjadi, serangan demam berdarah akan semakin sering sehingga kita harus mencegahnya.

Penyakit demam berdarah adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue (tipe 1, 2, 3,4). Virus ini masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes atau Aedes aegypti. Nyamuk dapat mengganggu system pembekuan darah dan pembuluh darah kapiler sehingga dapat menyebabkan pendarahan.

Ingat!!!! Apa lagi sekarang lagi musim hujan, harus lebih waspada untuk kita karena pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah meningkat sebab banyaknya tempat berinduk nyamuk Aedes Aegypti sehingga nyamuk tersebut mudah berkembang dan semakin berpotensi menggigit anak-anak kita bahkan bisa saja salah satu dari keluarga kita tercinta.

Untuk mencegah agar nyamuk Aedes Aegypti semakin berkembang biak kita sebaiknya menutup sumber-sumber genangan air pada lingkungan rumah selain itu kita juga harus lebih sering menguras dan menyikat bak mandi dan menaburkan bubuk abate di tempat yang ada genangan air. Singkatnya upaya itu seperti menjalani prinsip 3M untuk mencegah demam berdarah. Jika lingkungan sudah bersih, maka mengkonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan vitamin akan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bagi anak-anak dan remaja.

Selain itu mulailah memperhatikan pakaian, kurangi mengenakan pakaian yang terlalu terbuka dan sebaiknya pilih celana panjang, atasan lengan panjang jika hendak keluar. Lotion anti nyamuk juga dapat melindungi dari gigitan nyamuk. Jika memungkinkan cobalah untuk tidak berada diluar rumah saat fajar dan sore hari.

Indonesia ada diperingkat dua setelah Brasil soal kasus DBD di dunia, seseorang yang sudah terinfeksi gigitan nyamuk Aedes Aegypti akan timbul gejala demam tinggi, sakit kepala,sakit di belakang mata, mual, muntah terus menerus dan berdarah, sakit perut parah, gusi berdarah, mimisan, sulit bernafas,nyeri sendi, kulit terasa dingin hingga  kelelahan. Gejala pada tingkat parah akan menyebabkan kerusakan pada kelenjar getah bening  kegagalan sistem sirkulasi bahkan terjadi kematian.

Selain melakukan pengobatan ke dokter, ada beberapa makanan yang bisa membantu mempercepat penyembuhan DBD diantaranya adalah :

  1. Jambu biji

Manfaat dari jambu biji adalah mampu merangsang pembentukan platelet atau trombosit darah baru, selain itu jambu biji juga kaya akan Quercetin yang mampu menekan pembentukan mRNA virus.

  1. Daun papaya

Selain buah jambu biji juga ada daun papaya yang mempunyai manfaat mampu mempercepat penyembuhan DBD jarena daun papaya memiliki sifat menstabilkan membrane yang dapat melindungi sel darah dari stress yang dialami oleh si penderita/ pasien DBD.

  1. Buah kurma

Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa dan sukrosa. Gula alami ini mapu mengembalikan energy tubuh pasien yang lepas pasca terserang DBD. Selain itu zat besi pada buah kurma dapat menambah trombosit dalam tubuh serta kandungan asam amino dan serat kurma mampu melancarkan pencernaan.

Awal 2019 kasus DBD mulai bermunculan di berbagai daerah, hingga kini pasien DBD meninggal di Labuan Bajo, Menado dan Jombang. Jadi, sekarang saatnya lah apa saja yang bisa dilakukan untuk pencegahan.(JS)

Nara sumber: www.dokter.id