Sarapan soto sekaligus bernostalgia

Soto Nostalgia

Salatiga – Pagi pagi pastinya dalam kondisi perut kosong…yang pastinya kalian tahu kalo perut kosong dipikiran kalian pasti antara sarapan apa yah?? Cari sarapan dimana yah?..begitu banyak berkecamuk dipikiran kita untuk berfikir cocok dan tepatnya tempat kita makan.

Di pagi hari yang lumayan cerah  seperti biasa rutinitasku selain kerja juga nganter si kecil sekolah terlebih dahulu. Sehabis antar sekolah kemudian saya mencari tempat sarapan, sekedar bercerita nih buat kalian semua, saya kemudian teralihkan dengan sebuah gerobak soto yang ada di salatiga. Dan gerobak itu berada tepat di pinggir selokan yang sudah tidak beroperasi alias selokannya kering yah..dan berdekatan dengan sebuah bangunan gereja khatolik yang ada di salatiga…

Disitu saya melihat dengan kondisi tempat makannya yang terbuka tanpa ada penutup seperti tempat makan dipinggir jalan umumnya hanya disediakan beberapa kursi saja, ternyata banyak yang beli bahkan sampe rela menunggu pembeli lainnya selesai makan yang kemudian bisa gantian duduk dan menikmati soto yang dihidangkan.

Woooow secara lah yaa, dipikiranku nih soto pasti enak kali yaa, dengan kondisi tempat yang demikian tapi banyak peminatnya… kalian bisa lihat di gambar! Ukeeeee akhirnya aku mutusin untuk sarapan disini.  Sembari aku menikmati soto yang sudah dihidangkan mata ini sambil lirik kanan kiri mengamati pembeli lainnya wah ternyata pembeli tidak hanya pejalan kaki melainkan yang mengendarai motor juga mobil loh…

Bahkan pembelinya yang satu keluarga pun ada (papa,mama dan anak) akhirnya saya menganalisa kalo si bapak pemilik soto ini pasti sudah cukup lama berjualan di dekat gereja katolik di salatiga dan kebanyakan pembelinya adalah berbagai kalangan orang salatiga ataupun yang tinggal di salatiga cukup lama…apakah si soto ini mengandung kenangan yang banyak buat kalian dimasa masa itu..hanya kalian yang tau.. ini cerita ku apa cerita kalian hari ini..  di kota salatiga tercinta (JS)