PSI Salatiga Dukung Program ‘Daycare’

angga1

Salatiga – Angga Widitama, Caleg PSI Kota Salatiga akan menginisiasi program daycare terjangkau bagi para ibu yang bekerja. Program penitipan anak ini akan diperuntukan bagi para pekerja perempuan yang berpendapatan rendah,  orang tua tunggal, dan orang tua berpendapatan tidak tetap.

“Ibu yang bekerja sebagai buruh dan mempunyai anak balita kadang mempunyai masalah sendiri. Salah satunya mau dititipkan kesiapa anaknya saat bekerja. Menyewa babysitter atau daycare pasti terlalu mahal” Kata Angga, Senin (11/3).

Menurut data Badan Pusat Statistik Kota Salatiga, tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Kota Salatiga mencapai 47%. Hampir separuhnya berada di sektor produksi dan penyedia jasa. Data ini berbanding lurus dengan jumlah tenaga kerja perempuan di Indonesia yang mencapai 51% di tahun 2012.

“Artinya negara ini berhutang dong kepada para ibu yang bekerja. Jadi sudah sewajarnya kalau hak-hak dasarnya mulai dipikirkan, termasuk tersedianya ruang penitipan anak yang tejangkau”

Angga juga mengungkapkan bahwa banyak perempuan yang memiliki kemampuan yang sangat baik di bidang pekerjaanya. Namun karena tuntutan anak yang masih balita, terpaksa banyak perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga karena tidak mampu menitipkan di daycare.

Program penitipan anak yang dinisiasi oleh PSI Salatiga ini bukan didasarkan pada rasa belaskasihan pada kaum ibu. Melainkan tanggung jawab pemangku kepentingan untuk mulai melihat tuntutan pertumbuhan ekonomi saat ini yang menuntut bukan saja bapak namun juga ibu untuk bekerja.

“Rencana terdekat kami pertimbangkan tetangga sebagai pengasuh. Selain memerdayakan perempuan di sekitar, (tetangga) pasti bisa lebih dipercaya. Jadi ibu bisa tenang dan fokus bekerja” Tambah Angga.

Selain memanfaatkan peran tetangga, pelatihan yang memadai dan pengawasan menggunakan cctv akan digunakan.

TerinspirasiolehJokowi

Terkait program penitipan anak terjangkau, hal serupa pernah diungkapkan oleh Capres nomor urut 01, Joko Widodo di pidatonya. Program tersebut diklaims ebagai bentuk perhatian Jokowi terhadap isu-isu perempuan.

“Lebih ke terinspirasi ya, kalau Pak Jokowi mau menjadikannya program nasional malah bagus. Tambah banyak yang concern terhadap isu-isu perempuankan?” Jawab Angga.

Rencananya program penitipan anak terjangkau ini akan dilaksanakan jika Jokowi terpilih kembali sebagai Presiden.

“Saya nggak tahu Pak Jokowi sudah memformulasikan program ini atau belum. Kalau saya boleh saran, dananya dari anggaran belanja pemerintah, jadi bisa terjangkau malah kalau bisa gratis” Tambah Angga. (VN)