Lima Sikap Milenial Lintas Rumah Ibadah Atas Kondisi Mahasiswa Papua Di Surabaya Yang Berimbas ke Daerah lain

Milenial Lintas Rumah Ibadah

74 tahun kemerdekaan Indonesia yang seharusnya dirayakan semua rakyat dan elemen bangsa dengan harapan Bangsa Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi, tengah diuji dalam beberapa hari terakhir ini sebagai anak nusantara.

Menyikapi persoalan yang terjadi beberapa hari ini di berbagai daerah dan di Papua terkait terkait isu rasis dan represif kami segenap teman-teman Milenial Lintas Rumah Ibadah menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Milenial Lintas Rumah Ibadah menyesalkan terjadinya stigma rasialisme oleh beberapa oknum di asrama mahasiswa Papua, yang berakibat terhadap represifitas yang tidak berperikemanusiaan terhadap 43 mahasiswa asal Papua.

2. Milenial Lintas Rumah Ibadah meminta kepada semua pihak agar bertindak dewasa, toleran, dan menggunakan pendekatan humanis dalam penanganan setiap persoalan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Milenial Lintas Rumah Ibadah mendesak Presiden Republik Indonesia untuk menginstruksikan kepada seluruh aparat penegak hukum dan kepala daerah se-Indonesia untuk menjamin keamanan dan kenyamanan setiap warga negara Indonesia di manapun berada.

4. Menghimbau kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan agar dapat menahan diri, memperkuat silaturahim, serta turut mengusahakan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, agar tidak terjadi benturan horizontal yang berulang-ulang.

5. Milenial Lintas Rumah Ibadah menegaskan kepada seluruh komponen bangsa bahwa Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45, NKRI adalah spirit final dalam kehidupan bersosial, bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara

Jakarta, 21 Agustus 2019

MILENIAL LINTAS RUMAH IBADAH
dr. Arief Rosyid (Tokoh Milenial)
Phirman Reza (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia)
Muh. Asrul (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi)
Alan Christian Singkali (Young Men’s Christian Association)
Husin Tasrik (Pelajar Islam Indonesia)
Anes Dwi Prasetya (Indonesian Buddhist United)
Thomson Silalahi (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia)
Suprionoto Wijaya (Generasi Muda Buddhis Indonesia)
Petrus Sihombing (Pemuda PGPI)
M. Soekarno Hatta (Remaja Islam Masjid Cut Meutia)
Lamlam Pahala (Pemuda PERSIS)
Ceceng Kholilulloh (HIMA PERSIS )
Robby R Karman (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)

CP: Alan Christian Singkali (0813-5489-2529)