Berjejer di Pinggir Jalan, Ratusan Siswa Sambut Kirab Hari Jadi Kabupaten Semarang ke-497

kirab sdit

smpit kirabGetasan-Sebanyak 800-an siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Izzatul Islam Getasan berjejer di pinggir jalan depan sekolah untuk menyambut rombongan kirab hasil bumi dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Semarang yang ke-497, Selasa (13/3). Hal tersebut dilakukan menindaklanjuti surat edaran dari Kepala Desa Samirono, Slamet Juriono.

Sekitar pukul 12.30 WIB, ratusan siswa didampingi para guru sudah mulai berjejer di pinggir jalan dengan mengibarkan bendera merah putih kecil dipegang di tangannya. Sebagian juga ada yang membawa poster bertuliskan ucapan selamat dan sukses atas Hari Jadi Kabupaten Semarang ke-497.

Setelah menunggu sekitar satu jam, rombongan kirab yang ditunggu pun melintas. Tampak puluhan kendaraan arak-arakan dihias dengan berbagai gunungan hasil bumi seperti sayur-mayur dan buah-buahan. Para penumpang juga mengenakan pakaian adat jawa, beberapa penumpang sambil memainkan alat music tradisional di atas kendaraannya.

smpitkirabNamun, beberapa siswa sedikit kecewa karena tidak melihat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Semarang ikut dalam rombongan. Padahal informasi sebelumnya dikabarkan mereka akan turut serta dalam rombongan kirab. Pemerintah desa pun juga sudah memasang beberapa spanduk melintang di atas jalan yang bertuliskan ucapan selamat datang untuk Bupati dan Wakil Bupati Semarang. Seperti sedikit kekecewaan yang terlontar dari Isvianta Lasyiva (15) siswa kelas IX yang menanyakan keberadaan Bupati Semarang.

“Lha, mana Pak Bupatinya, tadz? Kok, nggak ada,” kata Syiva menanyakan kepada gurunya.

Seperti halnya yang dirasakan Rio Muhammad Rafli (15). Siswa kelas IX itu membentangkan poster bertuliskan “Aku Ingin Menjadi Bupati”. Ia bermaksud untuk menarik perhatian dari Bupati seandainya melintas. Ia menginginkan jika Bupati melihat tulisan itu kemudian berempati turun dari mobil dan bersalaman dengannya. Namun keinginan tersebut tidak sesuai yang diharapkan karena Bupati dan Wakil Bupati Semarang tidak ia jumpai.

smpit kirabbSedangkan Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengatakan bahwa tidak ada persiapan khusus dari sekolah untuk menyambut kegiatan ini. Sehari sebelumnya sekolah hanya memasang umbul-umbul dan bendera bersama masyarakat sekitar di depan area sekolah. Sedang pada hari H, siswa hanya dibekali bendera merah putih kecil dari plastik dan beberapa poster ucapan selamat.

“Tidak ada persiapan khusus. Mengalir biasa mengikuti agenda dari masyarakat sekitar. Kami menjalankan seruan dari kepala desa setempat. Tapi terlihat anak-anak sangat antusias menyambut kirab ini terbukti satu jam-an lebih dengan sabar mereka menunggu hingga semua rombongan kirab melintas di pinggir jalan dekat sekolah,” kata Muniroh. ( Dwi Pujiyanto / 085641035187 )

smpit kirabs