Ada Empat Kegiatan Utama Pembangunan di Salatiga

Kondisi Jalan Diponegoro

Salatiga,- Badan Perencanaan Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) Kota Salatiga menggelar dengar pendapat mengenai rancangan peraturan daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga 2017-2022, Rabu (11/10/2017).

Dalam acara di gedung Setda, Jalan Letjend Sukowati No 51, itu hadir narasumber Setyohadi Pratomo dari PT Indonesian Consultant for Development and Empowerment Semarang. Adapun peserta antara lain wakil organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan akademisi.

Kabid Litbang Barenlitbangda Joko Wahono mengutarakan, public hearing satu tahapan menuju perumusan rancangan akhir RPJMD dan penetapan Perda RPJMD 2017-2022. “Melalui dengar pendapat, kami mendapat masukan atau pendapat dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintah,” jelas Joko.

Terpisah, Wali Kota Yuliyanto mengutarakan, dalam dengar pendapat itu dia memaparkan beberapa program unggulan Pemkot Salatiga selama kepemimpinannya.

Program itu dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu pemberdayaan kelembagaan di tingkat kelurahan, peningkatan sarana-prasarana olahraga, seni, budaya, dan pendidikan serta penataan wajah kota dan peningkatan kualitas layanan melalui integrasi layanan e-government.

“Dari keempatnya, yang menjadi prioritas adalah penataan atau secara mudahnya berkaitan pembangunan,” papar Yuliyanto. Ada empat kegiatan utama yakni pembangunan wajah kota, tugu batas kota, jalur pedestrian, dan taman kota. Seluruhnya telah tercermin dalam 9 misi Pemkot Salatiga demi terciptanya Kota Salatiga Hati Beriman yang Smart. “Kami berharap bantuan dan peran masyarakat agar semua hal itu dapat terwujud,” ungkap Yuliyanto.

sumber : tribunjateng.com