4 Kg Sabu Ditemukan, Kapolres: Itu Jumlah terbesar Sepanjang Sejarah Salatiga

Kapolres Salatiga

SALATIGA – Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan menegaskan peredaran narkoba di wilayah Salatigaakan terus menjadi prioritas pengawasan oleh pihaknya, terlebih lagi usai temuan sabu di kawasan Kopeng pada Sabtu (2/2/2018) lalu.

Kapolres mengatakan, selama ini peredaran narkoba yang ada di Salatiga disuplai dari kawasan sekitar Salatiga.

 “Kawasan kami kan kuning telur, jadi yang mensuplai itu rata-rata dari kawasan sebelah seperti Ungaran dan Ambarawa,” jelas Yimmmy pada Rabu (7/2/2018).
Perihal adanya pengedar sabu dalam bentuk permen, Yimmy menegaskan bagaimana pun narkoba merupakan barang haram yang tidak boleh dikonsumsi mau pun diperjualbelikan secara bebas.

Dikatakan, untuk kawasan Salatiga peredaran narkoba sebagian besar masih berkutat di kalangan pelajar.

“Di kos-kosan itu paling sering ada temuan, maka dari itu kami fokuskan di sana. Dan tentu kami tidak bisa bekerja sendiri sehingga kami juga melibatkan pihak berwenang dari daerah lain termasuk di tingkar provinsi juga kami rangkul,” sambungnya.

Temuan terakhir berupa empat kilogram sabu kemarin sendiri disebut Kapolres merupakan angka terbesar sepanjang sejarah temuan narkoba di kawasan Salatiga.

Yimmy mengimbau, masyarakat terutama generasi muda agar tidak dekat-dekat dengan benda haram tersebut.

“Sebab memang tidak ada manfaatnya sama sekali, apalagi jika ketahuan itu hukumannya berat,” tegasnya.

sumber : tribun